Elektrodayang digunakan pada rangkaian sel elektrolisis pada soal adalah Ni yang merupakan zat non inert. Sehingga reaksi oksidasi yang terjadi pada anoda adalah reaksi elektroda (Ni). Reaksi pada anoda: Ni (s) → 2 Ni 2+ (aq) + 2e ‒ Jadi, reaksi yang terjadi di anode pada elektolisis tersebut adalah 2Ni (s) → Ni 2+ (aq) + 2e ‒. Jawaban: C
Kitajuga harus melakukan elektrolisis untuk mendapatkan kadar 99,99%, dan larutan pada elektrolisis emas adalah Au(Cl)2- 2.3.7 Elektroplating Elektroplating merupakan salah satu cabang dari ilmu kimia (elektrokimia) yang membahastentang energi atau arus listrik yang menyebabkan suatu reaksi atau perubahan kimia sertaenergy listrik yang di
Elektrolityang dimaksud adalah asam, basa garam. Gambar 2.1 Susunan sel elektrolisis (Sumber 3. Ketentuan Reaksi dalam Sel Elektrolisis a. Reaksi yang terjadi di Katoda . 1) Jika kationnya golongan IA, IIA, IIIA dan Mn -, maka reaksi reduksi di katode adalah H 2 O 2 H 2 O (l) + 2 e → 2 OH - (aq) + H 2 (g)
. BerandaElektrolisis zat berikut yang menghasilkan gas hid...PertanyaanElektrolisis zat berikut yang menghasilkan gas hidrogen di anode adalah ....Elektrolisis zat berikut yang menghasilkan gas hidrogen di anode adalah .... PembahasanHidrogen pada NaH l akan mengalami oksidasi di anoda membentuk gas hidrogen. Reaksinya adalah sebagai berikut. Jadi, jawaban yang benar adalah pada NaHl akan mengalami oksidasi di anoda membentuk gas hidrogen. Reaksinya adalah sebagai berikut. Jadi, jawaban yang benar adalah C. Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!16rb+Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!©2023 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia
Syarat utama kalian bisa membuat reaksi elektrolisis suatu senyawa adalah kalian harus menghafal aturan aturan reaksi yang terjadi dikatoda dan anoda. Aturannya mana??? Pasti kalian sudah punya atau minimal d buku pelajaran kimia kalian pasti ada…jadi gak saya tulis di sini…. OKe…karena ini kunci menjawab soalnya….mari kita mulai!!! Soal 1 Logam berikut yang hanya dapat dibuat dari elektrolisis leburan garamnya adalah. . . . . A. Nikel B. Perak C. Natrium D. Kromium E. Tembaga Pembahasan Soal ini berkaitan dengan aturan pertama reaksi yang terjadi di katoda. Logam itu adalah atom yang cederung melepaskan electron membentuk ion bermuatan positif sehingga akan bereaksi di katoda. Ingat!! Kation = Ion positif = bereaksi di katoda = reduksi Anion = Ion negative = bereaksi di anoda = oksidasi Semua logam dalam larutannya aq akan bereaksi di katoda kecuali logam logam aktif yaitu logam golongan IA, IIA, Al3+ dan Mn2+ karena potensial reduksi logam ini jauh lebih lecil dibandingkan air sebagai pelarutnya sehingga airlah yang akan tereduksi. Reaksi 2H2Ol + 2e H2g + 2OH-aq Logam logam golongan IA, IIA, Al3+ dan Mn2+ hanya bisa direduiksi jika dalam bentuk lelehan atau leburan karena tidak mengandung air. Berdasarkan hal ini, maka logam pada option soal diatas yang hanya bisa dibuat dari elektrolisis leburan garamnya adalah natrium. Jawaban C Soal 2 Zat yang dihasilkan dikatode pada elektrolisis larutan CaCl2 adalah . . . . A. Gas klor B. Gas hidrogen C. Gas oksigen D. Endapan Ca E. Endapan CaCl2 Pembahasan Pertama buatlah rekasi penggionan terlebih dahulu…. CaCl2 Ca2+ + 2Cl- Kation = Ca2+ = bereaksi dikatoda = mengalami reduksi Anion = Cl- = bereaksi di anoda = mengalami oksidasi Karena CaCl2 dalam bentuk larutan maka dikatoda aan ada persainagn antara air dan ion Ca2+ untuk mengalami reduksi. Siapa yang menang??. Berdasarkan aturan pertama Ca2+ adalah logam golongan IIA yang potensial reduksinya lebih kecil dibandingkan air, sehingga yang mengalami reduksi adalah air. Reaksi 2H2Ol + 2e H2g + 2OH-aq Tampak dari reaksi diatas gas yang terbentuk adalah H2 gas hidrogen Jawaban C Soal 3 Pada elektrolisis larutan MgNO32 dengan elektroda karbon, reaksi yang berlangsung dianode adalah . . . . A. 2H2Ol + 2e H2g + 2OH-aq B. 2H2Ol 4H+aq + O2g + 4e C. H2g + 2OH-aq 2H2Ol + 2e D. 4H+aq + O2g + 4e 2H2Ol E. 4OH-aq 2H2Ol + O2g + e Pembahasan Reaksi pengionan MgNO¬32 Mg2+ + 2NO3- Anion = NO3- = terokdisasi di anoda Elektroda yang digunakan adalah karbon yang tergolongan elektroda inert tidak ikut bereaksi Aturan pertama di anoda sesuai soal Jika elektrodanya selain elektroda inert Karbon= grafit, EmasAu dan PlatinaPt maka elektroda itu yang akan teroksidasi di anoda. Contoh Misalkan dalam suatu elektrolisis digunakan elektroda tembaga Cu. Karena tembaga bukan elektroda inert maka tembagalah yang akan bereaksi di anoda. Reaksi Cu2+ + 2e Cu Karena pada soal yang digunakan elektroda inert, maka anionnya yang akan berekasi di anoda. Aturan kedua sesuai dengan soal untuk aturan lengkap silahkan kalian lihat literatur masing masing Jika anionnya adalah anion sisa asam yang beroksigen seperti SO42-, NO3-, PO43- dan CO32- maka yang teroksidasi adalah air. Pada soal diatas anionnya adalah NO3- yang merupakan anion sisa asam beroksigen, maka yang teroksidasi di anoda adalah air dengan reaksi 2H2Ol 4H+aq + O2g + 4e Jawaban B Soal 4 Elektrolisis larutan atau lelehan berikut yang dapat menghasilkan gas hidrogen di katode dan gas oksigen di anode adalah . . . . A. AgNO3aq B. Na2SO4 aq C. NaCll D. MgCl2aq E. KIaq Pembahasan Gas hidrogen akan dihasilkan dikatode jika Dalam bentuk larutan kationnya adalah logam golongan IA, IIA, Al dan Mn. Karena yang akan tereduksi adalah air. Reaksinya 2H2Ol + 2e H2g + 2OH-aq Kationnya adalah H+, yang akan tereduksi mengasilkan gas hidrogen. Reaksinya 2H+aq + 2e H2g Gas oksigen akan dihasilkan di anode jika Jika anionnya adalah ion sisa asam beroksigen yaitu SO42-, NO3-, PO43- dan CO32- karena yang teroksidasi adalah air . Reaksinya 2H2Ol 4H+aq + O2g + 4e Anionnya adalah O2- yang akan teroksidasi menghasilkan gas oksigen. Reaksi 2O2-aq O2g + 4e Mari kita cek satu persatu sebenarnya tidak perlu juga sih, karena jika kalian paham aturan diatas, kalian dapat memilih langsung mana jawaban yang tepat. Tapi karena tujuannya adalah berlatih ya…ga apa apa kita buat reaksinya satu persatu…agar lebih mahir ya…. AgNO3 Ag+ + NO3- Katoda Ag+ + e Ag Anoda 2H2Ol 4H+aq + O2g + 4e Na2SO4aq 2Na+ + SO42- Katoda 2H2Ol + 2e H2g + 2OH-aq Anoda 2H2Ol 4H+aq + O2g + 4e NaCll Na+ + Cl- Katoda Na+ + e Na Anoda 2Cl- Cl2 + 2e MgCl2aq Mg2+ + 2Cl- Katoda 2H2Ol + 2e H2g + 2OH-aq Anoda 2Cl- Cl2 + 2e KIaq K+aq + I-aq Katoda 2H2Ol + 2e H2g + 2OH-aq Anoda 2I- I2 + 2e Berdasarkan reaksi diatas zat yang menghasilkan gas hidrogen dikatoda dan gas oksigen dinaoda adalah Na2SO4 Jawaban B Soal 5 Berdasarkan gambar diatas, zat yang dihasilkan dianode dan karode adalah . . . . A. Gas H2 di katode dan gas O2 di anode B. Gas O2 di katode dan gas H2 di anode C. Endapan Pt di katoda dan gas O2 di naode D. Endapan Ca di katoda dan gas O2 di anode E. Endapan Ca di katode dan gas H2 di anode. Pembahasan Saya ajarkan satu trik bagaimana mengeleminasi jawaban yang sebenarnya tidak mungkin benar. Yang perlu kalian ingat!! Gas hidrogen hanya akan dihasilkan di katode Gas hidrogen hanya akan dihasilkan di anode Elektroda baik inert maupun tidak inert tidak akan pernah berekasi di katode Logam golongan IA, IIA, Al dan Mn jika dalam bentuk larutan tidak akan pernah mengendap di katode Berdasarkan hal diatas, maka option B, C, D dan E pasti salah. So…tanpa menulis reaksinya pun kalian sudah bisa mendapatkan jawaban yang benar. Tapi karena kita masih berlatih, tidak ada salahnya kita buat reaksi yang terjadi dikatode dan anode jika CaSO4 dielektrolisis dengan elektroda Pt. Pt = elektroda inert = tidak berekasi di anoda Reaksi penggionan CaSO4aq Ca2+ + SO42- Kation = Ca2+ = ion logam golongan IIA = tereduksi adalah air Anion = SO42- = ion sisa asam beroksigen = yang teroksidasi adalah air Reaksi elektrolisisnya Katoda 2H2Ol + 2e H2g + 2OH-aq Anoda 2H2Ol 4H+aq + O2g + 4e Jadi gas hidrogen dihasilkan di katode dan gas oksigen dihasilkan di anode. Jawaban A Soal 6 Pada reaksi elektrolisis larutan NiSO4 dengan elektroda Ag, reaksi yang terjadi di anode adalah . . . . A. Ni2+ aq 2e- + Nis B. Ags Ag+aq + e C. Nis Ni2+aq + 2e D. 2H2Ol + 2e H2g + 2OH-aq E. 2H2Ol 4H+aq + O2aq + 4e Pembahasan Ingat!! Anode = tempat terjadinya reaksi oksidasi= Ciri cirinya adalah elektronnya ada pada produk sebelah kanan Jadi jawaban option D pasti salah, karena rekasinya adalah reduksi. Selalu diperhatikan bahwa jika akan menulis reaksi di anode kalian lihat dulu elektroda yang digunakan. Jika tidak inner maka elektrodanya yang akan bereaksi. Pada soal diatas, elektroda yang digunakan adalag Ag yang merupakan elektroda tidak inert , maka elektrodanya yang akan teroksidasi. Reaksi Ag Ag+ + e Jawaban B Soal 7 Lelehan Al2O3 dielektrolisis dengan elektroda grafit. Rangkaiannya seperti gambar berikut. Reaksi yang terjadi di X adalah . . . . . A. 2O2-l O2g + 4e B. Al3+l + 3e Als C. 2H2Ol 4H+aq + 4e + O2g D. 4OH-aq 2H2Ol + 4e + O2g E. 2H2Ol + 2e 2OH-aq + H2g Pembahasan Zat yang dielektrolisis Al2¬O3 Reaksi penggionan Al2¬O3 2Al3+ + 3O2- Elektroda yang digunakan C Elektroda inert Ingat!! Pada sel elektrolisis = Katoda adalah kutub negative sedangkan anode adalah kutub positif. Biasanya disinggkat KNAPE Katoda Negatif Anoda Positif Elektroisis Tanda X pada gambar diatas, menunjukkan kutub postif. Hal ini berarti X adalah reaksi yang terjadi di anoda = reaksi oksidasi. Ingat!! Reaksi oksidasi = elektronnya ada di sebelah kanan produk Jadi option B dan E pasti salah. Anion dari Al2O3 adalah O2-. Maka reaksi oksdidasinya adalah 2O2-l O2g + 4e Jawaban A Ok sekian dulu tutorial menjawab soal tentang reaksi reaksi elektrolisis ini. Semoga bermanfaat. Paling soalnya hany seputar itu itu saja…..jadi pasti kalian sudah bisa bukan. Oh ya…jika ada yang salah pada pembahasan diatas…mohon dikomentari dibawah postingan ya….karena saya takun menyesatkan anda…haha…jangan lupa dishare ya… terimakasih sudah berkunjung…...
Lanjut ke konten Reaksi-reaksi elektrolisis terjadi dalam wahana elektrolisis, yaitu saat aliran listrik mulai dialirkan hingga merata di kedua kutub katode dan anode. Reaksi di katode berbeda dengan reaksi di anode. Reaksi elektrolisis jika dalam larutan elektrolit berlangsung lebih kompleks dari reaksi-reaksi kimia biasa lho, karena belum tentu unsur di kation atau anionnya yang mengalami reaksi, mungkin saja air atau elektrodenya yang bereaksi. A. Faktor-faktor terjadinya reaksi-reaksi elektrolisis Spesi yang mengalami reduksi di katode adalah yang mempunyai potensial reduksi E° lebih positif + Spesi yang mengalami oksidasi di anode adalah yang mempunyai potensial oksidasi E° lebih negatif - Jenis elektrode, inert tidak dapat bereaksi; ex = Pt, C, Au atau aktif dapat bereaksi sempurna Potensial tambahan yang diperlukan sehingga reaksi elektrolisis dapat berlangsung overpotensial Dalam reaksi-reaksi elektrolisis ditemukan gas-gas yang terbentuk, yaitu gas hirogen, oksigen, fluor, dan klor. B. Reaksi elektrolisis di katode reduksi Reaksi di katode semuanya berlangsung pada ion kation ex ion Na+ pada cairan atau lelehan NaCl maupun NaBr. Nah, jenis-jenis reaksi elektrolisis di katode terbagi atas, jika logam aktif dan logam tak aktif, seperti yang dijelaskan di bawah ini REAKSI-REAKSI DI KATODE C. Reaksi elektrolisis di anode oksidasi Reaksi di anode semuanya berlangsung pada ion anion ex ion Cl- pada NaCl. Ingat, bahwa elektrode Pt, C, Au ikut bereaksi hanya di anode, di katode tidak terjadi reaksi! Nah, gambar di bawah ini menunjukkan reaksi-reaksi di anode REAKSI-REAKSI DI ANODE Contoh soal untuk memahaminya, perhatikan petunjuk reaksi-reaksi di katode dan anode Elektrolisis terhadap larutan berikut ini yang dapat menghasilkan gas hidrogen di anode adalah … A. AgNO3 aq B. Na2SO4 aq C. NaH aq D. MgCl2 aq E. KI aq –> Pembahasan Lelehan Al2O3 dielektrolisis dengan elektrode grafit C pada kedua batang yang dicelupkan seperti pada gambar. Reaksi yang terjadi di X adalah … A. 2O2- –> O2 + 4e B. Al3+ + 3e –> Al C. 2H2O –> 4H+ + O2 + 4e D. 4OH- –> 2H2O + 4e + O2 E. 2H2O + 2e –> 2OH- + H2 –> Pembahasan Susunan elektrolisis pada gambar dicelupkan elektrode C, artinya elektrode tidak bereaksi pada anion. Sip. Pada bagian X adalah reaksi yang terjadi pada kutub positif, yaitu anode. Nah, pada anode pasti terjadi proses reduksi jenis anion. Pada soal terdapat senyawa Al2O3, yang terdapat kation Al3+ dan anion O2-. Nah, anion O2- bukan termasuk sisa asam oksi, maka anion O2- yang teroksidasi, maka jawaban paling tepat adalah A. Pada elektrolisis larutan NaCl dengan elektrode platina Pt, di katode terjadi reaksi … A. Na+ + e –> Na B. 2Cl- –> Cl2 + 2e C. NaCl –> Na+ + Cl- D. 2H2O –> 4H+ + O2 + 4e E. 2H2O + 2e –> H2 + 2OH- –> Pembahasan Elektrolisisnya dilakukan terhadap “larutan” NaCl, artinya air bisa saja tereduksi atau teroksidasi di reaksi ini. Namun, elektrode platina adalah elektrode inert dan tidak ikut bereaksi. Nah, karena yang ditanya reaksi di katode kation, maka kationnya adalah ion Na+ dan termasuk logam aktif, maka air yang tereduksi. Larutan 1 M AgNO3, CuNO32, dan AuNO32 dielektrolisis dalam suatu peralatan dirangkai seri seperti pada gambar di bawah sehingga setiap larutan dialiri arus listrik sama besar. Jika 0,1 mol padatan Cu terbentuk, banyaknya mol Ag dan Au yang terbentuk dalam wahana elektrolisis adalah … A. 0,05 mol Ag dan 0,075 mol Au B. 0,05 mol Ag dan 0,15 mol Au C. 0,1 mol Ag dan 0,1 mol Au D. 0,2 mol Ag dan 0,067 mol Au E. 0,2 mol Ag dan 0,25 mol Au –> Pembahasan Pada elektrolisis cairan natrium klorida, pada katode dan anode berturut-turut dibebaskan … A. H2 dan Cl2 B. H2 dan O2 C. Na dan Cl2 D. Na dan H2 E. Na dan O2 –> Pembahasan Elektrolisis “cairan” sama dengan lelehan, artinya air maupun elektrode tidak ikut tereduksi atau teroksidasi. Natrium klorida NaCl memiliki kation Na+ dan anion Cl-. Nah, terjadi reaksi *Katode Na+ + e –> Na *Anode 2Cl- –> Cl2 + 2e Perhatikan gambar berikut! Ketiga wadah diisi oleh larutan AgNO3, CuSO4, dan NiSO4 yang berkonsentrasi 0,1 M. Aliran listrik mengalir sebesar 1 A agar reaksi berlangsung tidak terlalu cepat dan menghasilkan serpihan logam Ag, Cu, dan Ni yang sempurna. Pasangan elektrode logam inert yang menghasilkan gas adalah … A. A dan B B. A dan C C. B dan E D. C dan D E. D dan E –> Pembahasan Ketika larutan encer air garam dielektrolisis, suatu gas tidak berwarna dilepaskan dari anode. Gas tersebut adalah … A. Uap B. Klorin C. Oksigen D. Hidrogen E. Karbon dioksida –> Pembahasan Larutan air garam belum tentu mempunyai rumus NaCl, karena NaCl adalah garam dapur, bukan air garam. Nah, pada elektrolisis air garam, gas yang timbul di anode adalah hasil dari teroksidasinya air, artinya pada anode air garam adalah sisa asam oksi. Reaksi di anode pada sisa asam oksi adalah 2H2O –> 4H+ + O2 + 4e; dilepaskan gas oksigen. Suatu larutan tembaga II sulfat dielektrolisis menggunakan elektrode karbon. Endapan berwarna kemerahan yang terbentuk pada salah satu elektrode adalah … A. Tembaga B. Tembaga I oksida C. Temaga II oksida D. Tembaga II sulfida E. Tembaga III sulfida –> Pembahasan Tembaga II sulfat, CuSO4, dielektrolisis dengan elektrode karbon, maka elektrodenya tidak bereaksi di anode dan katode. Nah, Endapan berwarna kemerahan dimiliki oleh unsur tembaga, yaitu di katode sesuai reaksi Cu2+ + 2e –> Cu. LANJUT HUKUM FARADAY I—REDOKS DAN ELEKTROKIMIA Navigasi pos
Apakah kamu sedang mencari pembahasan mengenai materi Elektrolisis? Di sini, kami memiliki uraian lengkap tentang pembahasan tersebut. Tak lupa, telah tersedia pula latihan soal yang bisa coba kamu pembahasan ini, kamu bisa belajar mengenai Elektrolisis. Kamu akan diajak untuk memahami materi dan tentang metode menyelesaikan juga akan memperoleh latihan soal interaktif yang tersedia dalam tiga tingkat kesulitan, yaitu mudah, sedang, dan sukar. Tertarik untuk mempelajarinya?Sekarang, kamu bisa mulai mempelajari materi lewat uraian berikut. Apabila materi ini berguna, bagikan ke teman-teman kamu supaya mereka juga mendapatkan dapat download modul & contoh soal serta kumpulan latihan soal Elektrolisis dalam bentuk pdf pada link dibawah ini Modul Elektrolisis Kumpulan Soal Mudah, Sedang & Sukar Definisi Penguraian senyawa berbentuk larutan, lelehan atau cairan biasa oleh arus listrik yang mengalir melalui senyawa tersebut. Elektrolisis Electrolysis Pada sel volta telah dipelajari bahwa dari reaksi spontan menghasilkan arus listrik atau dengan kata lain terjadi perubahan energi kimia menjadi energi listrik pada sel volta. Sebaliknya pada electrolysis, reaksi redoks yang tidak spontan dapat berlangsung dengan dialiri arus listrik, terjadi perubahan energi listrik menjadi reaksi kimia. Komponen pada sel elektrolisis kimia sebagai berikut baterai sebagai sumber listrik kabel elektroda elektrolit Berikut ini diagram sel electrolysis Arus listrik mengalir dari kutub negatif baterai melewati elektroda negatif / katoda menuju larutan. Ion positif akan menangkap elektron sehingga terjadi reaksi reduksi. Ion-ion dari elektrolit akan bergerak ke elektroda tertentu. Untuk ion-ion positif akan bergerak ke elektrode negatif katoda dan ion-ion negatif akan bergerak ke elektrode positif anoda. Pada katoda akan terjadi reaksi reduksi dari ion-ion elektrolit sedangkan pada anoda akan terjadi reaksi oksidasi dari ion-ion elektrolit atau elektrodanya tergantung dari elektroda yang digunakan elektroda inert atau reaktif. Reaksi yang terjadi pada sel Elektrolisis 1. Reaksi pada anoda Oksidasi Dalam reaksi yang terjadi pada sel ini pengertian Oksidasi adalah reaksi pada anoda. Ion $\mbox{OH}{}^{-}$ teroksidasi menjadi $\mbox{H}_{2}\mbox{O}$ dan gas $\mbox{O}_{2}$ $4\mbox{OH}{}^{-}aq\rightarrow2\mbox{H}_{2}\mbox{O}l+\mbox{O}_{2}g+4e$Ion sisa asam halida $Cl^{-}$ , $Br^{-}$, $I^{-}$ teroksidasi menjadi molekulnya. Contoh $2\mbox{Br}{}^{-}aq\rightarrow\mbox{Br}{}_{2}l+2e$ Ion sisa asam oksi $\mbox{SO}{}_{4}^{2-}$ , $\mbox{NO}{}_{3}^{-}$ , $\mbox{CO}{}_{3}^{2-}$ tidak teroksidasi, yang teroksidasi adalah air pelarut. $2\mbox{H}_{2}\mbox{O}l\rightarrow4\mbox{H}^{+}aq+\mbox{O}_{2}g+4e$ Bila anoda terbuat selain dari Pt, Au, atau C, maka anoda ikut teroksidasi. Contoh anoda dari logam Ag maka $\mbox{Ag}s\rightarrow\mbox{Ag}{}^{+}aq+e$ anoda dari logam Cu maka $\mbox{Cu}s\rightarrow\mbox{Cu}{}^{2+}aq+2e$ 2. Reaksi pada Katoda Reduksi Dalam reaksi yang terjadi pada sel ini pengertian Reduksi adalah reaksi pada katoda. Ion $\mbox{H}^{+}$ tereduksi menjadi gas $\mbox{H}_{2}$ $2\mbox{H}^{+}aq+2e\rightarrow\mbox{H}_{2}g$Ion-ion logam Ion-ion logam alkali dan alkali tanah $\mbox{Na}^{+}$ , $\mbox{K}^{+}$ , $\mbox{Ca}{}^{2+}$ , $\mbox{Mg}{}^{2+}$ dan lain-lain serta $\mbox{Al}{}^{3+}$ , $\mbox{Mn}{}^{2+}$ tidak mengalami reduksi, yang tereduksi adalah air pelarut. $2\mbox{H}_{2}\mbox{O}l+2e\rightarrow\mbox{H}_{2}g+2\mbox{OH}{}^{-}aq$Ion-ion logam selain alkali dan alkali tanah serta $\mbox{Al}{}^{3+}$ , $\mbox{Mn}{}^{2+}$ tereduksi menjadi logamnya. Contoh $\mbox{Ni}{}^{2+}aq+2e\rightarrow\mbox{Ni}s$ Hukum Faraday Terdapa 2 Hukum Faraday Kimia yakni hukum faraday 1 dan hukum faraday 2, lebih lanjut seperti berikut 1. Hukum Faraday I “Massa zat yang terjadi atau melarut selama proses electrolysis berbanding lurus dengan jumlah muatan listrik yang melalui sel elektrolisis kimia” $w=eF$ Ket w = massa zat hasil elektrolisis gram e = massa ekuivalen zat hasil electrolysis, $e=\frac{Ar}{valensi}$ F = jumlah arus listrik Faraday Karena 1 Faraday setara dengan coulomb, sedangkan 1 coulomb = 1 ampere detik, maka Hukum Faraday dapat dijabarkan menjadi $w=\frac{eit}{ Ket i = kuat arus listrik ampere t = lama electrolysis atau waktu detik 2. Hukum Faraday II “Jumlah zat yang dihasilkan oleh arus yang sama di dalam beberapa sel yang berbeda berbanding lurus dengan massa ekuivalen zat.” Hukum ini berlaku jika ada dua sel electrolysis yang disusun seri. Contoh sebagai berikut hukum ini dapat pula dirumuskan sebagai $\frac{w_{1}}{w_{2}}=\frac{e_{1}}{e_{2}}$ Contoh Soal dan Pembahasan Larutan $\mbox{CoNO}{}_{3}_{2}$ dialiri arus listrik sebesar 0,2 A selama 2 jam. Ar Co =59 Tuliskan reaksi yang terjadi pada anoda dan katoda Tuliskan observasi pada proses elektrolisis tersebut. Berapakah logam Co yang mengendap? Jawaban $\mbox{CoNO}{}_{3}_{2}\rightarrow\mbox{Co}{}^{2+}+2\mbox{NO}{}_{3}^{-}$ Anoda $2\mbox{H}_{2}\mbox{O}l\rightarrow4\mbox{H}^{+}aq+\mbox{O}_{2}g+4e$ Katoda $\mbox{Co}{}^{2+}+2e\rightarrow\mbox{Co}$ Pada anoda terbentuk gelembung-gelembung gas dan pada katoda terbentuk logam Co. I = 0,2 A, $t=2\mbox{ jam}=7200\mbox{ detik}$ $\begin{alignedat}{1}w & =\frac{eit}{96500}\\ & =\frac{\frac{59}{2}\times2\times7200}{96500}\mbox{ gram}\\ & =4,4\mbox{ gram} \end{alignedat} $
RG Squad, reaksi-reaksi pada sel elektrolisis yang terjadi ternyata ditentukan oleh beberapa faktor. Kira-kira apa saja ya? Mari kita simak penjelasannya! Selamat membaca dan jangan lupa dipahami. 1. Ion-ion di sekitar elektrode Pada anode, ion-ion di sekitar anode yang memiliki lebih negatif yang akan mengalami oksidasi. Pada katode, ion-ion di sekitar katode yang memiliki lebih positif yang akan mengalami reduksi. Contoh Pada elektrolisis larutan KI digunakan elektrode grafit. Spesi yang ada di dalamnya adalah ion dan dari hasil ionisaisi KI dan juga ada sebagai pelarut karena larutan. Oleh karena elektrodenya grafit yang inert, elektrodenya tidak mengalami reaksi apapun. Di sekitar anode terdapat dan ion yang akan teroksidasi. Di sekitar katode terdapat ion dan sehingga yang lebih mudah mengalami reduksi adalah atom H pada. Jadi, pada elektrolisis larutan KI dengan elektrode grafit, reaksi yang terjadi adalah Hasil elektrolisis larutan KI adalah gas di anode serta larutan KOH dan gas di katode. Jika di sekitar elektrode tidak reaktif inert hanya terdapat jenis zat atau ion, maka zat atau ion tersebut yang mengalami oksidasi atau reduksi. Baca juga Sel Volta dan Rangkaiannya Contoh Elektrolisis lelehan KI dengan elektrode grafit. Hasil elektrolsis lelehan KI dengan elektrode grafit adalah gas di anode dan logam kalium cair di katode. 2. Bahan elektrode Jika bahan elektrode terbuat dari grafit C atau logam inert misalnya Pt atau Au, elektrode tidak mengalami oksidasi atau reduksi. Jadi yang mengalami oksidasi dan reduksi adalah spesi-spesi yang ada di sekitar elektrode. Jika elektrode terutama anode berasal darilogam aktif, anode tersebut yang akan mengalami oksidasi. Contoh Kita bandingkan hasil elektrolisis larutan dengan elektrode inert misalnya grafit, C dan dengan elektroda reaktif misalnya Cu. 1. Reaksi elektrolisis larutan encer dengan elektrode grafit Hasil elektrolisisnya adalah gas oksigen di anode dan gas hidrogen di katode. 2. Reaksi elektrolisis larutan dengan elektrode tembaga. Oleh karena anodenya dari Cu anode reaktif, maka anode tersebut mengalami oksidasi dan hasilnya adalah ion di anode dan gas hidrogen di katode. Nah, itu konsep intinya ya, tapi jika ingin lebih ringkas bisa gunakan bagan berikut ini untuk memprediksi reaksi yang akan terjadi pada sel elektrolisis. Bagan reaksi elektrolisis Sekarang kita coba pada contoh soal elektrolisis Contoh soal elektrolisis Tuliskan reaksi elektrolisis berikut! Penyelesaian Sekarang kalian sudah paham kan tentang reaksi elektrolisis? Selain teorinya, RG Squad juga sudah diberikan beberapa contoh soal. Terus dipahami dan terus berlatih mengerjakan soal ya. Mau mendapatkan rangkuman dan latihan soal lainnya? Yuk, coba aplikasi ruangbelajar.
elektrolisis zat berikut yang menghasilkan gas hidrogen di anode adalah